RSS

Monthly Archives: June 2011

RAHASIA TERBESAR SINDUE (KERAJAAN SINDUE) UENTIRA

This slideshow requires JavaScript.

dikutip dari sumber :http://sindue.blogspot.com/
RAHASIA TERBESAR SINDUESEBELUMNYA BACALAH SURAH AL-FATIHAH
بسم الله الرحمان الرحیم
الحمد لله الرب العلمین * الرحمن الرحیم * مالک یوم الدین *
ایاک نعبد و ایاک نستعین * اهدنا الصراط المستقیم *
صراط الذین انعمت علیهم غیر المغضوب علیهم و لا الضالین *

SINDUE
Sindue adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Indonesia.
Kecamatan Sindue memiliki 17 (tujuh-belas) desa/kelurahan:

DALAKA, LERO, TOAYA ( Sebagai Ibu Kota ), SUMARI, TARIPA, KUMBASA, MASAINGI, MARANA, ENU ( Asal dari sindue ), TIBO, SALOYA, KALEBURU, BATUSUYA, TAMARENJA, OTI, ALINDAU DAN OMBO SINDUE.

Yang kemudian Sindue dimekarkan menjadi :
1. Kec. Sindue :
DALAKA, LERO, LERO TATARI, TOAYA ( Ibu Kota ), TOAYA BUNTA, TARIPA, KUMBASA, SUMARI, AMAL, MASAINGI, MARANA, ENU

2. Kecamatan Sindue Tombusabora :

TIBO, ( Ibu Kota ), SALOYA, KALEBURU, DAN BATUSUYA.

3. Kecamatan Sindue Tobata :
TAMARENJA, OTI, SIPESO, ALINDAU (Ibu Kota), SIKARA, DAN OMBO SINDUE.

sindue

Sindue adalah sebuah kerajaan klasik di tanah kaili, sebuah sejarah yang penuh dengan misteri. konon keberadaannya sendiri telah berdiri sebelum kerajaan hindu “KUTAI” di kalimantan hal ini diceiterakan dari sebuah ceritera dari kalimantan bahwa ketika kerajaan kuta diserang musuh, mereka pun memintah bantuan pada kerajaan klasik Sindue yang dahulunya kerajaan tersebut memberi gelar kepada kerajaan klasik sindue sebagai “BATANG HARI”.
Dan sekarang, entah itu hal yang benar atau tidak, tapi yang jelas betapa pentingnya sebuah sejarah bagi sebuah negara, ia seperti sebuah tongkat, mata bagi membangun masa depan bangsa. dari sejarah kita dapat bercermin dan mawas diri mempelajarinya dan menyempurnakannya di masa depan untuk melangkah kedepan pintu gerbang kesempurnaan yang pada akhirnya kita musti sadar bahwa tiada yang lebih sempurna terkecuali sang skenario terbesar alam semesta Allah SWT.
Sekarang sejarah itu kembali dicari oleh sang penerus dari negara kecil itu dan masyarakat atau rakyat yang mempunyai kepentingan terhadap warisan sejarah tersebut.
kenapa musti dicari…….?
yang sampai-sampai berdarah-darah.
dan jawabannya adalah :
1. Demi mengetahui garis keturunannya, siapa-siapa yang masih keturunan dari kerajaan tersebut.
2. Demi mendapatkan Karomah dari kesaktian yang pada umumnya rakyat kerajaan sindue sendiri mempercayai salah satu turunan dari bangsawan kerajaan tersebut ada yang telah mencapai pringkat “KEWALIAN” yakni benama “LASADINDI” yang lebih dikenal dengan “MANGGE RANTE” (dalam bahasa kaili) atau sering pula disebuat “PUE LOIGI”(dalam bahasa kaili) atau sebutan-sebutan yang lain yang melekat pada dirinya.
LASADINDI sendiri adalah salah seorang tokoh penyebar agama islam di sulawesi tengah yang semasa hidupnya dikenal dengan karomahnya yang akan nampak dalam setiap kesulitan yang dialaminya dalam menyebarkan agama yang dibawah oleh Rasulullah SAW. hal itu sering disaksikan oleh sebagian mereka yang sezaman masa hidupnya dengan beliau.
sekarang, dizaman yang serba modern ini, orang-orang yang musti mencontoh ajaran yang dibawahnya itu malah berbuat kesesatan yang nyata,bukan meniru prilakunya tapi mala mengagungkannya dan menghubungkannya dengan hal-hal yang mistik, apalagi yang lebih parahnya menghubungkannya dengan “UE NTIRA” ( Kerajaan JIN terbesar di sulawesi tengah – tepatnya di jalan trans parigi – tawaili)).
pertanyaan…?
adakah seorang Wali Allah musti bersekutu dengan alam JIN dan kerajaannya yang sekarang berada di “UE NTIRA” tersebut ???
jawabanya….
TENTU TIDAK. hal itu berkembang dikarenakan kerja dari bala tentara dari alam JIN untuk menguasai hati dan pikiran manusia pada umumnya dan rakyat sindue pada khususnya.
terlalu tinggi penghargaan mereka terhadap tokoh “LASADINDI” tersebut hinggah menyebabkan mereka ke jurang kesyirikan yang nyata.
APA BUKTINYA tentang hal itu ?????????
JAWABANNYA adalah.
“coba mari lihat tuguh sang tokoh tersebut “MOLAS” monumen Lasadindi yang dibangun di jantung ibu kota kecamatan sindue yakni Toaya. tepat diperempatan jantungnya berdirilah sebuah tugu yang berhasil didirikan atas dukungan pemerintah setempat dan masyarakatnya. mungkin tugu boleh-boleh saja berdiri sebatas itu tidak akan menjadi berhala nantinya. tapi dasar hati manusia, ia tetap memberhalakan tugu tersebut dan itulah wajah keimanan masyarakat ini.”
KU KATAKAN KENAPA DEMIKIAN, KENAPA MEREKA MENJADIKAN TUGU TERSEBUT MENJADI BERHALA……………..????
BUKTINYA………….
“ATAS DASAR MIMPI SALAH SEORANG MASYARAKAT DESA TOAYA TELAH DIDATANGI OLEH SANG TOKOH TERSEBUT, KATANYA SEPERTI INI, “KENAPA ENGKAU BIARKAN PATUNGKU ITU DITERIK MATAHARI DAN DIBADAI HUJAN SEDANG ENGKAU MEMBIARKANNYA TANPA ENGKAU MENUTUPINYA”
(MIMPI YANG BENAR ADALAH MIMPI BERTEMU DENGAN RASULULLAH DAN SELAIN ITU BELUM TENTU KEBENARANNYA KARENA MIMPI BERTEMU DENGAN RASULULLAH TIDAK AKAN BISA DISERUPAI DENGAN JIN DAN SETAN)
Akhirnya,….
Tugu tersebut diberi payung berwarna kuning.
BETAPA MASYARAKAT INI TELAH MEMBERHALAKAN TUGU TERSEBUT DENGAN MEMBERI PAYUNG PADA BENDA MATI yang DIBUAT DARI PASIR, SEMEN DAN BATU.BUKANKAH DEMIKIAN PELAJARAN YANG TELAH BERTENTANGAN DENGAN AJARAN YANG TELAH DITURUNKAN OLEH ALLAH MELALUI RASULNYA MUHAMMAD, DAN DITERUSKAN OLEH MANUSIA-MANUSIA SESUDAHNYA TERMAKSUD SALAH SATUNYA ADALAH “LASADINDI” TERSEBUT.

MISTERI UENTIRA
UENTIRA, sebuah negeri yang konon ramenya mengalahkan kota Jakarta ibu kota negara Indonesia, negeri yang dihuni oleh makhluk halus Jin dan sebangsanya, negeri antaberanta yang terletak dihutan sulawesi atau jalan trans Palu-Parigi SULAWESI TENGAH, negeri dengan bala tentaranya yang kuat, negeri yang katanya punya hubungan sejarah dengan kerajaan klasik Sindue, negeri yang pada akhirnya menyesatkan umat islam kejurang kesyirikan yang nyata tanpa disadari oleh rakyat Sindue itu sendiri yang sampai-sampai masyarakatnya mengatakan bahwa wali Allah syekh Ahmad Lasadindi wafatnya tinggal di UENTIRA, sungguh ini adalah hal yang paling keliru.adakah seorang wali Allah musti wafatnya tak sampai dihadapan Allah sebagai penciptanya mala hanya bersekutu dengan Jin dan sebangsanya, sungguh kasian masyarakat ini. jikalau saja sang wali itu masih hidup mungkin ia akan marah dengan keadaan ini.
ditegur, mala mereka mengatakan “BUKAN MENYEMBAH TAPI BERUSAHA”

Dan sekarang makin parahnya lagi ada oknum yang membawah kebesaran nama Lasadindi (Nenek Keramat, red) menjadi sebuah ramalan TOGEL, KUPON PUTIH,dan lain sebaginya yang terkenal dikalangan warga sindue dan sekitarnya dengan nama ramalannya “NENEK KERAMAT” sungguh lancang orang itu membuat ramalan TOGEL, RAMALAN JUDI yang dilaknat ALLAH dengan menyertakan nama NENEK KERAMAT, (SEMOGA ALLAH MENGAMPUNINYA)
jikalau saja ada warga sindue yang keberatan mungkin saja hal itu tidak akan berlarut-larut, sayang mala orang Sindue sendiri yang menggunakannya. dan jikalau demikian adanya maka “SINDUE KERAMAT” yang katanya keramat itu tiada lagi yang betul semua telah bergelut dengan dosa dan bersekutu dengan negeri “UENTIRA”

Advertisements
 
12 Comments

Posted by on 21 June 2011 in Nyata dan Keyakinan

 

TASBIH SAYYIDINA JIBRIL A.S

Telah terdapat suatu riwayat mengenai adanya satu zikir Tasbih yang mustajab untuk siapa yang ingin melihat tempatnya disurga dalam mimpinya, jika dia adalah memang salah satu dari ahlinya. Dia adalah Zikir Tasbihnya Sayyidina Jibril A.S. Yang meriwayatkannya adalah As-Sayyid Al-Ajal Ali bin Thawus R.a, dan beliau mendapatkannya dari Abi Zahariah R.a. Dia menceritakan tentang apa yang dialaminya. Dia berkata ,” Pada suatu malam kami pernah melaksanakan sholat isya’ di masjid Baitul Maqdis, setelah itu kami duduk-duduk dengan bersandar kesebuah tiang dimasjid itu. Kemudian khadim pengurus masjid itu mulai menutup pintu-pintu dan jendela masjid dan menguncinya. Kami dibiarkannya saja, tidak diusirnya sebagaimana kebiasaan yang dilakukannya saat mengunci masjid. Maka masjid harus dikosongkan terlebih dahulu agar tidak ada yang terkurung disitu.
Akhirnya kami pun tertidur disitu. Dan kami terbangun oleh suatu suara asing. Yang akhirnya kami ketahui berasal dari suara sayap-sayapnya para malaikat yang telah memenuhi masjid itu. Diantara mereka ada yang sangat dekat dengan kami. Dilihatnya bahwa kami jadi terbangun. Maka dia berkata kepada kami,” Apakah engkau manusia ?” kami jawab ,” Betul.” Kemudian kami beritahu alasan-alasan kenapa kami sampai berada dan tertidur disitu. Malaikat itu berkata lagi, “ Untukmu hal itu tidaklah menjadi suatu kesalahan bagimu.”
Kemudian kami mendengar malaikat yang berada disebelah kanan kami mengucapkan tasbih (seperti diatas). Setelah itu yang disebelah kiri kami juga mengucapkan ucapan yang sama. Maka kami memberanikan diri dan bertanya kepada malaikat yang berada didekat kami itu.” Demi Yang memberi kalian kekuatan beribadah , siapakah yang mengucapkan tasbih yang berada disebelah kanan kami ?” Malaikat itu berkata,” Dia adalah Jibril.” Kemudian kami bertanya lagi siapa pula yang berada disebelah kiri kami. Dijawabnya,” Dia adalah Mikail.”
Maka kami bertanya lagi padanya,” Demi yang memberi kalian kekuatan beribadah, apakah yang akan diperoleh bagi seseorang yang mengucapkan seperti yang kalian ucapkan itu ?”
Maka malaikat itu menjawab ,” Barangsiapa mengucapkan seperti apa yang telah kami ucapkan itu setiap hari satu kali dan itu dilakukannya selama satu tahun, maka dia tidak akan mati sehingga dia melihat terlebih dahulu tempat yang telah disediakan untuknya di surga.”
Ini redaksi Tasbih yang dimaksud :

· بسم الله الر حمن الرحيم
· سبحان الدائم القائم,سبحان الواحد الاحد,
· سبحان الفرد الصمد,سبحان الحي القيوم,
· سبحان الحي الذي لا يموت,سبحان الله وبحمده,
· سبحان الملك القدوس,سبحان رب الملا ئكة والروح,
· سبحان العلي الاعلى,سبحانه وتعالى

· Subhaanad-daa-imil Qoo-im.Subhaanal wahidil ahad.
· Subhaanal fardhish-shomad.Subhaanal Hayyil Qoyyum.
· Subhaana Hayyil ladzii laa yamuutu.Subhaanallahi wa bihamdihi.
· Subhaanal Malikil Quddus. Subhaana Robbil Malaa-ikati war-ruuh.
· Subhaanal ‘Aliyyil a’laa. Subhaanahu wa ta’alaa.

Maknanya :
· Maha suci Engkau yang Maha Melanggengkan/Mengabadikan yang Berdiri Sendiri,
· Maha Suci Engkau Yang Maha Esa, Maha Suci Engkau Yang Tunggal yang menjadi tempat memohon, Maha Suci Engkau Yang Hidup dan Berdiri Sendiri,
· Maha Suci Engkau Yang Hidup dan Tidak akan Pernah Mati, Maha Suci Engkau Ya Allah dan Segala Puji Bagi-MU
· Maha Suci Engkau Yang Merajai dan Yang Maha Suci, Maha Suci Engkau yang menjadi Tuhannya para Malikat dan Ruh,
· Maha Suci sang Maha Tinggi yang Luhur, Maha Suci Allah yang Maha Luhur dan Agung.”
Syaikh Abi Zahariah melanjutkan ceritanya,” Ketika pagi harinya timbullah satu pikiran dibenak kami, mungkin saja umur kami yang tertinggal sudah tidak mencukupi masa satu tahun. Mengingat hal itu maka kami ambil satu keputusan untuk tetap saja duduk disitu dan membacanya sebanyak 360 x yaitu sebanyak bilangan hari-hari dalam setahun. Setelah dia dapat kami selesaikan, malam berikutnya diperlihatkan Allah Ta’Ala kepada kami tempat kami disurga. Benarlah apa yang telah dikatakan oleh malaikat tersebut.
Begitu pula Syaikh Al-Juaini R.A, beliau mengatakan ,” Pada saat kami pergi untuk menunaikan ibadah Haji, kami bertemu dengan Ar-Rabii dan kami ceritakan tentang riwayat itu padanya. Kemudian pada musim haji tahun berikutnya kami berjumpa lagi. Dan dia berkata pada kami,” Saya sangat berterima kasih kepadamu atas riwayat yang telah engkau ceritakan kepada saya, dan semoga Allah membalasnya untukmu dengan segala kebaikan. Saya telah mengucapkan apa yang engkau suruhkan kepada saya itu dan telah saya lihat tempat untuk saya disurga.”
Dan banyak lagi dari para As-Sholihin yang mendengar riwayat tersebut, mereka telah mencoba dan mendapatkan hasilnya seperti yang dikatakan Syaikh Abi Zaharia R.A.

by, Ki Pangeran Sukamilung
DOSEN ILMU HIKMAH DAN TENAGA DALAM

 
Leave a comment

Posted by on 20 June 2011 in Nyata dan Keyakinan

 

MAKNA HURUF HIJAIYAH

Dari Husein bin Ali bin Abi Thalib as. :

Seorang Yahudi mendatangi Nabi Muhammad SAW. Pada saat itu Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as bersama Nabi.
Yahudi itu berkata kepada Nabi Muhammad SAW : “apa faedah dari huruf hijaiyah ?”
Rasulullah SAW lalu berkata kepada Ali bin Abi Thalib as, Jawablah”.
Lalu Rasulullah SAW mendoakan Ali, “ya Allah, sukseskan Ali dan bungkam orang Yahudi itu”.
Lalu Ali berkata : “Tidak ada satu huruf-pun kecuali semua bersumber pada nama-nama Allah swt”.

Kemudian Ali berkata :

“Adapun alif artinya tidak ada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup dan Kokoh.
Adapun ba artinya tetap ada setelah musnah seluruh makhluk-Nya.
Adapun ta, artinya yang maha menerima taubat, menerima taubat dari semua hamba-Nya.
Adapun tsa artinya adalah yang mengokohkan semua makhluk “Dialah yang mengokohkan orang-orang beriman dengan perkataan yang kokoh dalam kehidupan dunia”.
Adapun jim maksudnya adalah keluhuran sebutan dan pujian-Nya serta suci seluruh nama-nama-Nya.
Adapun ha adalah Al Haq, Maha hidup dan penyayang.
Kha maksudnya adalah maha mengetahui akan seluruh perbuatan hamba-hamba-Nya.
Dal artinya pemberi balasan pada hari kiamat.
Dzal artinya pemilik segala keagungan dan kemuliaan.
Ra artinya lemah lembut terhadap hamba-hamba-Nya.
Za’ artinya hiasan penghambaan.
Sin artinya Maha mendengar dan melihat. Syin artinya yang disyukuri oleh hamba-Nya.
Shad maksudnya adalah Maha benar dalam setiap janji-Nya.
Dhad artinya adalah yang memberikan madharat dan manfaat.
Tha artinya Yang suci dan mensucikan.
Dzha artinya Yang maha nampak dan menampakan seluruh tanda-anda.
Ayn artinya Maha mengetahui hamba-hamba-Nya.
Ghayn artinya tempat mengharap para pengharap dari semua ciptaan-Nya.
Fa artinya yang menumbuhkan biji-bijian dan tumbuhan.
Qaf artinya adalah Maha kuasa atas segala makhluk-Nya.
Kaf artinya yang Maha mencukupkan yang tidak ada satupun yang setara dengan-Nya, Dia tidak beranak dan tidak diperanakan.
Adapun lam maksudnya adalah maha lembut terhadap hamba-nya.
Mim artinya pemilik semua kerajaan.
Nun maksudnya adalah cahaya bagi langit yang bersumber pada cahaya arasynya.
Adapun waw artinya adalah, satu, esa, tempat bergantung semua makhluk dan tidak beranak serta diperanakan.
Ha artinya Memberi petunjuk bagi makhluk-Nya.
Lam alif artinya tidak ada tuhan selain Allah, satu-satunya serta tidak ada sekutu bagi-Nya.
Adapun ya artinya tangan Allah yang terbuka bagi seluruh makhluk-Nya”.
Rasulullah lalu berkata “Inilah perkataan dari orang yang telah diridhai Allah dari semua makhluk-Nya”.
Mendengar penjelasan itu maka yahudi itu masuk Islam.

 
Leave a comment

Posted by on 20 June 2011 in Nyata dan Keyakinan

 

TASBIH MALAIKAT: Sebuah Perjalanan Ruhani Menembus Dimensi

TASBIH MALAIKAT:
Sebuah Perjalanan Ruhani Menembus Dimensi

Posted on 26 May 2010 by wongalus
Penulis: Hongmankim(hongmankim@yahoo.co.id)
or my master Email: halilintar280579@yahoo.com
atau sms/telp ke 02293930036

Sebelumnya saya hongmankim hanya ingin berbagi pengalaman, karena sangat banyaknya sms, telp, email, Banyak yang bertanya siapakah mas halilintar tersebut, nama yang diberikan oleh orang tua beliau adalah Sayyid Ali Halilintar Izroil al Khan bin Basyarah bin Dzazuli, beliau sanadnya langsung ke Rosulullah SAW, keturunan Arab-Jawa (ayah) dan Arab-Sunda (ibu)…beliau adalah orang yang low profile, friendship dengan banyak kalangan atas dan bawah,….banyak para guru, dan habib-habib di nusantara, luar Indonesia (malaysia, brunei, Hongkong, singapura, mesir, irak, dll) yang belajar kebeliau….sehingga membuat dirinya bingung dan kerepotan padahal menurut beliau dia masih hijau, muda dan ilmupun punya masih jauh dari tataran sempurna……
Berikut adalah perjalanan ruhani berkenalan dengan dimensi berbagai alam….sewaktu desember tahun 2009, kami (hongmankim, Hj Agung, Ronni Samuel, Yusuf Al Rohman) khatam beberapa ilmu dan saat itu kami mencoba menembus alam dimensi malaikat dengan berbagai macam cara namun hasilnya nihil, yang ada kami hanyalah terdampar di sebuah dimensi astral para makhluq Allah lainnya seperti halnya JINN.
Namun saat kami mencoba benar-benar membenahi diri semua do’a, hijib, saefi, qasam dsb, bulan januari 2010, Guru kami, tanpa angin/hujan menelpon kami untuk berkumpul..di Pantai Selatan Sukabumi, dikira kami mau wisata/pengisian khatam ilmu…namun sesaat kami berkumpul, beliau berkata:’maukah ku ajak menembus dimensi malaikat, iblis, di bumi dan langit, karena sudah lama tidak silaturahmi”.. dalam pikiran kami, semua itu tidak mungkin (bercanda)…biar bagaimana kami manusia biasa& bukan orang suci, dan level kami masih sangat jauh dibawah itu…
Kemudian Kami berkomentar: “andai Ali sendiri saja, kami yakin bisa..tapi kami???dengan apa kita terbang dengan do’a Harut Marut??, sedangkan do’a dari Harut Marut tidak boleh digunakan seperti yang di ungkapkan Rosulullah Saw dalam “KITAB AL QAUL AL MUUSADDAD FI ADZ DZUBB’AN MUSNAD AHMAD”karena akibatnya kita bisa langsung dihukum siksa oleh Allah Kontan seperti Pemberi Ilmu (Harut Marut), apalagi karena memasuki Koloni Langit???? Beliau hanya tersenyum dan berkata:”sudahlah, mari kita shalat hajat Taubat, Syukur, Ikhlas dan Hajat Saefi”…karena tak mau berdebat akhirnya kamipun pasrah…dan mencoba mengejar beliau yang pergi meninggalkan kami ke tengah Deburan Ombak (dengan Ilmu Saefi Asma Sulthonin Bahri wa Barr).. setelah ditengah laut maka kami berempat dengan Mas Ali melakukan shalat sebagai Imam, kami melakukan Shalat dan Berdzikir di Tengah laut Pantai Selatan dengan dikelilingi deburan ombak….
Setelah 1jam berlalu dan dzikir sedang berlangsung…tanpa tedeng aling-aling terjadi hujan sangat lebat dan ombakpun membesar…saat itu pula portal cahaya terbuka..dan semakin membesar memenuhi lautan….berjuta-juta makhluq keluar dari cahaya tersebut..dan memperkenalkan diri…baik dari golongan malaikat Ruhaniyah, Huruf, Asma, Ayat ….mereka mengucapkan salam, dan berkata” wahai makhluk Allah (malaikat SAMSAIL AS)..hendak kemanakah kalian, mas Ali pun menjawab wahai makhluk suci, bawalah kami untuk mengenal makhluk-makhluk Allah Lainnya di Laut, saat itupula SHADLUQAN AS (sang Malaikat penjaga lautan) membawa kami memasuki portal cahaya antar dimensi untuk mengenal makhluk-makhluk Allah Lainnya di Laut..”Subhanallah”disana kami dikenalkan makhluk Air (Jin”Air, Ikan dan Putri Iblis yang terusir dari Surga dan terikat berjuta-juta tahun, yang dilemparkan oleh Ashif Bin Bakhroya, wakil Nabiyullah Sulaiman AS dan Putri tersebut Lebih kita Kenal adalah Kanjeng Gusti Ratu Kidul)
Setelah itu kami pamit dan diantarkan ke Malaikat DZUL QARNAIN AS (penjaga bumi dan ditugaskan untuk menerima do’a-do’a para makhluq Allah SWT) untuk melihat dimensi lapisan bumi dan kubur dan di dimensi tersebut kami berjumpa dengan RIFYAIL AS yang ruku sampai akhir jaman dan mengucapkan: “SUBHANAL MALIKIL QUDDUS ROBBUL MALA’IKATI WAR RUH.ROBB MA ABADNA-KA HAQQO IBADATI-KA”…kemudian kami di antar kelangit dunia/pertama dan bertemu dengan Malaikat, kami bertanya wahai Ali siapakah dia?? Dialah DZUN NURAIN AS., yang disebut Rosulullah SAW malaikat yang agung dan bertugas menyampaikan doa-do’a para makhluq dari malaikat DZUL QARNAIN AS.
Selanjutnya DZUN NURAIN AS., mengantarkan kami ke setiap lapis langit, namun kami hanya mencapai langit ke 3 dikarenakan kekeruhan Jiwa kami sendiri, sedangkan Khan dan DZUN NURAIN AS., meneruskan ke lapis selanjutnya….namun pengalaman menakjubkan yang disampaikan kami maupun Ali ini adalah
Saat memasuki potral cahaya dimensi langit dunia/pertama terlihat para malaikat yang menjaga dan sebanyak bintang dan terdengar suara tasbih, tahlil dan takbir. Kemudian kami bertanya apa yang mereka ucapkan, dengarlah dengan kesucian batinmu sehingga jasadmupun mendengar…maka terdengarlah lantunan “Subhana robbina al a’la, dzil malakil wal malakut”
Dan setip shaff (Barisan) tahap 1; terdengar ucapan :”Subhanal malik dzil muluk
Barisan tahap 2;Subhana dzil ‘izzati wal jabarut, dan 70.000 lapis dan terdiri dari 70.000 lapis…suara tasbihnyapun berbeda-beda…dan setiap lapis terdiri dari 70.000 lapis cahaya dan 70.000 malaikat, dan lapisan tersebut terus secara integral…sangatlah berlapis
Potral cahaya dimensi Lapis langit kedua; kami lihat penghuninya (para malaikat) sejumlah tetesan hujan yang bertebaran di angkasa dari Timur ke barat dan tiada henti dan tiada henti pula mengucapkan: “Subhanahu dzil’izzati, wal jabarut wa ta’ala”
Lapis langit ketiga: Terlihat penghuni (para malaikat) bermetrix-metrix ton pasir yang tidak terhingga yang mengisi langit berdo’a sepenuh hati mengucapkan“Subhanahu wabihamdihi al hayyil ladzi layamut”
Potral cahaya dimensi Lapis langit keempat: Para penghuninya bershaf-shaf banyaknya dan berwujud bidadari yang sangat cantik, elok, aduhai, luarbiasa dan mereka mengucapkan“Subhanahu lahaula wala quwwata illa billah”, Disaat hati kami berempat tergoda karena keindahan yang tiada tandingannya…karena wanita di bumi belum ada apa-apanya kecantikannya…maka saat itu juga kami di usir dan kembali ke Lapis Ke3
Berikut adalah petikan kisah Khan:
Potral cahaya dimensi Lapis langit kelima: Para penghuni malaikat berlipat ganda dari seluruh makhluk yang diciptakan, diantaranya terdapat malaikat penulis amal, dan mereka mengucapkan“Subhanahu muhyil mauta wa huwa ‘ala kulli syai’in qodir
Potral cahaya dimensi Lapis langit keenam: Ada Pasukan Allah dan bala tentaranya yang sangat besar dan mengucapkan“Subahanal maliki quddus”
Potral cahaya dimensi Lapis langit ketujuh: terdiri dari pasukan malaikat muqorobin AS“Subhanalladzi mala’as samawat as sab’iwal aradhin as sabi’I ‘izzatan wa waqaran”
Potral cahaya dimensi Lapis Langit Kedelapan: Terdiri dari malaikat penjunjung Arsy al Karubbiyun
Saat di lapis ke-8 Malaikat MAITOTORUN AS pejaga Lapis ke 8 dan bi alfi alfi MAITOTORUN AS (pasukan malaikat yang ber-juta”jumlahnya dengan wajah yang sama dengan Sayyidina MAITOTORUN AS/pemimpinnya, berkata: aku mendapatkan pesan untukmu dari Allah Ali:”Sayyid Ali, hanya Kakek buyutmu Rosulullah SAW dan Adam AS yang dapat bertemu denganNYA & yang dapat Berdekatan hanyalah adalah NUR MUHAMMAD dan NUR Ali, Usman, Abu Bakar, Utsman. Dan hasan-husein dan 12 imam… Andai kata memaksakan diri, engkau akan di bunuh oleh Para Malaikat, bila tidakpun…tidak ada satupun Makhluk yang tahan akan Cahaya Allah dan langsung terbakar…begitu pula kami para malaikat….. bersyukurlah dan berbahagialah engkau selaku manusia karena hanya para Auliya yang Maqomnya sempurna tak terbatas, bisa mencapai lapisan ini…maka dengan langkah gontai beliaupun menemui kami dan selanjutnya kamipun kembali ke dimensi Dunia manusia…
Potral cahaya dimensi Lapis Langit Kesembilan: Tempat bersemayamnya Sang Khaliq
Berikut sebagian pengalaman Kami, kesemuanya menggunakan saefi Asma Sulthonin Bahri wal Barr wal Masryik minal Maghribh dan Sulthonin Saefi bersama guru kami, semoga menjadi pembelajaran tentang sebagian nama malaikat dan kondisi setiap lapis langit yang kami share….serta sangat pentingnya dan utamanya Tasbih di mata para malaikat dan Allah SWT. Serta menjaga kebersihan raga dan batin….karena hanya dengan hal tersebut semua ilmu dapat terkuasai dan mencapai maqom yang tinggi…dan Kesemuanya agar kita tahu kebesaran dan keluasan ilmu Allah SWT…

 
3 Comments

Posted by on 20 June 2011 in Nyata dan Keyakinan